Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
April 10, 2009

Curahan Hati Mas Arya^^

Gw dapet puisi cakep neh.. baru aja dikirimin ama maz gw ( ge patah ati sie critanya.. yg sabar yah sob..). Puisinya bagus, n atas persetujuan dy gw posting tulisan dy d'blog gw neh..

KARENA AKU MASIH MENYAYANGIMU

Aku ada untukmu,
Tapi kau tak anggapku ada
Kutanamkan kasih sayang dalam hatiku,
Tapi kau memupuknya dengan pengkhianatanmu

Aku disampingmu,
Tapi tak dalam pelukmu
Aku didekatmu,
Tapi tak dapat meraihmu
Aku ada di bibirmu,
Tapi aku tak dalam hatimu

Susah payah q mengejarmu,
Dan dengan mudah kau tinggalkan ku
Setengah mati ku membangun kepercayaan ini
Dan dalam sekejap mata kau hancurkan,
Kau runtuhkan semua ini

Semua memang telah berlalu,
Tapi kenapa luka ini masih menyelimutiku?
Semua sudah terjadi,
Dan semua tak kan terulang lagi….

Apakah ini kata yang pantas buat ku?
Ungkapan,sebutan buat aku?
Dasar bodoh…..
Dasar tolol……
Manusia goblok..
Terlalu mudah tuk percaya…

Apakah aku salah?
Salahkah aku untuk setia?
Buat orang yang aku sayangi?
Buat mu yang aku cintai?

Ataukah hinaan,cacian,makian,serta sumpah serapah
Yang harus ku lontarkan untuk mu?
Anjrit….
Bangsat….
Brengsek…..
Suka mainin perasaan….

Haruskah aku lakukan itu?
Untukmu,untuk orang yang sangat aku sayangi?
Tidak, karna itu semua tak kan mampu untuk aku lakukan
Karena….

“KARNA SESUNGGUHNYA AKU MASIH MENYAYANGIMU”

Nb : Buat mas arya.. yang sabar yah.. mungkin aja dy g ditakdirin buat jadi mbak qw.. so..ttp Smangat.. ce g atu kq..hilang atu tumbuh seribu..Tapi kalo emang tuwh mba dah jadi soulmatenya ( ciee... ) mz,, g bkal kemana kq.. jadi Tetep SEMANGAT yah..!!!! :-)
April 08, 2009

Hidup


Hidup! Betapa penuh rahasia,
manusia tenggelam timbul dalam permainannya,
terhimpit di antara suka dan duka,
matang mengeriput
di antara tangis dan tawa.


Selalu mengejar kesenangan
selalu menghindari ketidak-senangan
menimbulkan perbandingan
dan pilihan oleh dwi unsur (im-yang)
manusia dipermainkan.


Mengapa suka? mengapa duka?
mengapa mengejar kepuasan?
mengapa menghindari kekecewaan?
Hadapilah semua ini dengan kewaspadaan wajar dan murni,
tidak menolak tidak menerima
hanya memandang apa adanya!


Bebas dari pengalaman dan pengetahuan
tidak mencari tidak menyimpan di dalam apa adanya,
kenyataan mengandung keindahan,
cinta kasih, kebenaran